Monday, November 13, 2006
HARI DOKUMENTER #2
HARI DOKUMENTER #2
Rumah Arisan, 14 November 2006 / 19.00 – 21.30 WIB
To Die For
Andibactiar Yusuf
Bogalakon Pictures. Dokumenter. 14 menit. Jakarta. 2005
“Indonesia tahun 2004, 24 partai politik, 150 juta orang pemilih. Kebanyakan tak tahu apa yang harus dipilih, namun ada di antara mereka yang bahkan rela mati demi salah satu partai politik.”
Merajut Tradisi
Bowo Leksono
Laeli Leksono Film. Dokumenter. 19 mnt. Purbalingga. 2005
“Batik di beberapa daerah dulunya punya kekhasan tersendiri, begitu juga di daerah Banyumas. Batik Banyumas pernah berjaya di era tahun 60-an. Bagaimana nasib Batik Banyumas saat ini?”
Andang dan Sarjo
Forum Lenteng
Dokumenter. 8 menit. Jakarta. 2003
“Pengalaman Andang saat dicukur oleh Sarjo. Mereka berbagi banyak cerita mengenai pribadi dan pandangan mereka terhadap perubahan Kota Jakarta.”
Bus Kota
Lulu Ratna
Mao Manda Sajo Film. Dokumenter. 21 mnt. Jakarta. 2004
“Cerita tentang bus kota yang sedari kecil filmaker terbiasa memakainya untuk mengantarkan kemanapun ia mau. Sebuah video dokumenter personal yang mampu memotret kondisi sosial masyarakat urban Jakarta.”
Gerabah Plastik
Tonny Trimarsanto
Cangkir Kopi. Dokumenter. 16 menit. Klaten. 2002
“Seorang perempuan tua yang sudah membuat gerabah sejak kecil sampai sekarang dan harus berhadapan dengan ancaman teknologi yang serba cepat dan instan.”
Tuesday, October 10, 2006
HARI DOKUMENTER #1
HARI DOKUMENTER #1
@ Rumah Arisan, 14 Oktober 2006 19.30 Wib
_________________________________________________________________________
Dentang Kutak Denting
Ananto Wibowo
Dokumenter / 24 menit / Lodhong Film / Jogjakarta, 2004
- 3 Cities Short Film Festival. Boemboe International & Goethe Institute. Salatiga-Cirebon-Jember, 2006
- A Very Indonesian Conversation. Rotterdam International Film Festival. Rotterdam, 2006
- Citizens Coalition for Democratic Media. Seoul, 2005
- Dokumenter Terbaik. Festival Film Dokumenter. Komunitas Dokumenter. Jogjakarta, 2004
13 September
Shalahuddin Siregar
Dokumenter / 20 menit / Eagle Award / Jakarta, 2005
- (In Competition) Festival Film Pendek Konfiden, 2006
- Official Selection. Singapore International Film Festival, 2006
- Official Selection. Jakarta International Film Festival, 2005
- Finalis Eagle Award. Documentary Competition, 2005
Please Come to My Dream, I Want to Hurt You
Dimas Jayasrana
Dokumenter / 06:14 menit / Moksa Production / Jakarta, 2004
- (In Competition) Festival Film Pendek Konfiden, 2006
- Weekend Cinema. Selasar Sunaryo Art Space. Bandung, 2005
- Indonesia on The Move. Rotterdam International Film Festival, 2005
- Boemboe Forum. Boemboe International. Jakarta, 2004
Crooswijk
Lulu Ratna
Dokumenter / 04:44 menit / Mao Manda Sajo Film / Jakarta, 2004
- Everybody’s Movie Festival. Fasilkom UI Depok, 2006
- Indonesia on The Move. Rotterdam International Film Festival, 2005
- Should I Stay or Should I Go?. deSchoneKunsten Gallery. Haarlem, 2004
- Singapore International Documentary Film Festival, 2004
Joki Kecil
Yuli Andari & Anton Susilo
Dokumenter / 20 menit / Eagle Award / Jakarta, 2005
- (In Competition) Festival Film Pendek Konfiden, 2006
- Official Selection. Jakarta International Film Festival, 2005
- Finalis Eagle Award. Documentary Competition, 2005
Berbulu is Sexy
Bayu Bergaswaras
Dokumenter / 10:35 menit / Nyarisnekad Film / Purwokerto, 2005
- (In Competition) Festival Film Pendek Konfiden, 2006
- Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF). Jogjakarta, 2006
- 3 Cities Short Film Festival. Boemboe International & Goethe Institute. Salatiga-Cirebon-Jember, 2006
- Festival Film Dokumenter (FFD) IV. Komunitas Dokumenter. Jogjakarta, 2005
- The Malem Mingguan (TMM) #2. Arisan Film Forum (AFF). Purwokerto, 2005
- Boemboe Forum. Boemboe International. Teater Utan Kayu Jakarta, 2005
Bomb'n
Lulu Ratna
Dokumenter / 02:31 menit / Mao Manda Sajo Film / Jakarta- Canberra, 2005
- Official Selection. Singapore International Film Festival, 2006
- A Very Indonesian Conversation. Rotterdam International Film Festival, 2006
Hardline
Andibachtiar Yusuf
Dokumenter / 05 menit / Bogalakon Film / Jakarta, 2004
- 3 Cities Short Film Festival. Boemboe International & Goethe Institute. Salatiga-Cirebon-Jember, 2006
- Flags of Indonesia, Rotterdam International Film Festival. Rotterdam, 2005
- Shoot Goals! Shoot Movies!. Berlinale Talent Campus, 2005
- Costa Villa de la Conde. Portugal, 2005
- Buenos Aires Festival Internacional de Cine Independiente, 2005
- Global Film Initiative. New York, 2005
- Pesta Sinema Indonesia (PSI) 4. Youth Power. Purwokerto, 2005
- Citizens Coalition for Democratic Media. Seoul, 2005
- Boemboe Forum. Boemboe International. Jakarta, 2004
_________________________________________________________________________
Arisan Film Forum
Jl. Ringintirto 163 Bancarkembar Purwokerto – Jawa Tengah 53121
Mail: arisanfilmforum@yahoo.com
Web: arisanfilmforum.multiply.com
Cp. +6281316811144 (Fadli Reza)
didukung penuh oleh:
Boemboe International. Jakarta
Rumah Kayu. Jogjakarta
Sunday, September 10, 2006
CALL FOR ENTRY
KATEGORI PEMULA
Persyaratan peserta:
- belum pernah atau maksimal 3 kali berperan sebagai sutradara produksi film dokumenter, belum pernah mendapatkan penghargaan pada event sejenis.
Persyaratan karya:
- Durasi film maksimal 30 menit
- karya belum pernah dan tidak sedang diikutkan dalam kompetisi atau festival lain
- subtitle bebas
- dan tidak melanggar hak cipta.
Karya dikumpulkan dalam format copy: VCD, DVD, VHS, atau MiniDV, dengan disertai copy untuk preview dalam format VCD
KATEGORI UMUM (PROFESIONAL)
Persyaratan peserta:
-terbuka untuk umum, baik profesional independen, rumah produksi, LSM, stasiun televisi dan lembaga media, maupun institusi khusus lainnya.
Persyaratan karya:
- durasi maksimal 60 menit
- tidak melanggar hak cipta
- tahun produksi antara 2004-2006
- disertai subtitle dalam bahasa Inggris (juri internasional)
Karya dikumpulkan dalam format copy: VCD, DVD, VHS; MiniDV dengan disertai copy untuk preview berbentuk VCD.
Mengisi formulir pendaftaran yang bisa diperoleh di sekretariat FFD atau www.komunitas-dokumenter.orgatau kirim email ke: ffdnews@yahoo.com.GRATIS dan tidak dipungut biaya apapun.
Batas akhir penerimaan karya: 15 Oktober 2006
Sekretariat:
Festival Film Dokumenter 2006
Komunitas Dokumenter Jogjakarta
Jln. Suroto 10 Kotabaru YK (0274)
7102672
www.komunitas-dokumenter.org
ffdnews@yahoo.com
Sunday, June 25, 2006
EAGLE AWARD 2006
Eagle Award Documentary Competition 2006 mengambil tema "Selamatkan Indonesiaku" untuk menggali individu, kelompok, atau tradisi yang tanpa pamrih telah memberikan kontribusi untuk menyelesaikan krisis multi-dimensi bangsa. Banyak bidang seperti pendidikan, kesenian, ekonomi, sosial, dan agama yang bisa diambil sebagai latar belakang film. Pembuat film juga dituntut untuk memiliki opini yang kuat dan kedekatan atas topik atau subyek yang dipilih, agar film dapat dituturkan dengan jujur dan baik. Dengan demikian kita akan melihat lahirnya film-film berkualitas tinggi dari program ini.
Persyaratan untuk menjadi peserta Eagle Award Documentary Competition 2006 (EADC 2006) "Selamatkan Indonesiaku":
PERSYARATAN UMUM
Ø WNI yang berdomisili di Indonesia berusia 19 - 30 tahun;. Lulusan sekolah tinggi atau minimal pernah kuliah selama 2 semester;
Ø Belum pernah mengikuti Eagle Award;
Ø Belum pernah menjuarai kompetisi film dokumenter tingkat nasional / internasional;
Ø Mendaftarkan diri sebagai sebuah tim yang terdiri dari maksimal 2 orang;
Ø Memiliki motivasi dan komitmen yang kuat untuk mempelajari pembuatan film dokumenter, dan bercita -cita menjadi pembuat film dokumenter;
Ø Mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap dan melampirkan data riset, mengirimkan ke panitia di dalam satu paket pengiriman, ditujukan ke:EADC 06 Up.Susiawita
In-Docs, Jl. Sutan Syahrir 1C Blok 3-4, Jakarta 10350.
Formulir bisa diperoleh melalui website www.metrotvnews.com
PERSYARATAN KHUSUS
Ø Proposal yang diajukan bertema "Selamatkan Indonesiaku", dengan isu atau sudut pandang yang unik atau belum tergali dengan baik selama ini;
Ø Proposal tersebut memungkinkan untuk diwujudkan ke dalam film dokumenter berdurasi 15 menit;
Ø Calon penerima beasiswa bersedia mengikuti rangkaian pelatihan dan produksi film dokumenter menurut jadwal yang ditentukan pihak penyelenggara
Ø Menyetujui hak siar (2 tahun) yang oleh Metro TV dan hak edukasi yang dipegang oleh In-Docs untuk setiap dan semua bagian produk dalam bentuk tertulis, tercetak/tersiar,terekam di pita dan versi elektronik lainnya yang merupakan hasil dari pengerjaan proyek. Metro TV dan In-Docs berhak mendistribusikan ulang tiap pengiklan, penyewaan, penyiaran ulang, pendanaan atau penghasilan yang didapat dari tiapproduk sebagai hasil dari atau selama penugasan.
Ø BATAS WAKTU PENDAFTARAN (DIUNDUR!) Paling lambat diterima oleh panitia pada tanggal 7 Juli 2006 pukul 15.00 wib
SELEKSI TAHAP I
Seluruh calon peserta akan diseleksi menjadi 10 tim dengan proposal film dokumenter terbaik. 10 tim ini selanjutanya akan disebut sebagai semi-finalis.
SELEKSI TAHAP II: PITCHING FORUM
Pitching Forum adalah presentasi proposal film dokumenter di hadapan panelis yang terdiri dari penyelenggara, pembuat film, wartawan, dan pengamat sosial budaya, dan di depanpublik peminat film dokumenter Indonesia. Dari 10 semi-finalis, akan dipilih 5 tim finalis dengan proposal terbaik, yang kemudian akan menerima beasiswa untuk mengikuti pelatihan dan memproduksi film dokumenter.
Hal-hal yang menjadi bahan pertimbangan dalam tahap seleksi adalah sebagai berikut:
Ø Nilai tema "Selamatkan Indonesiaku" dalam pemilihan
Ø topik/subyek film dokumenter
Ø Ide atau sudut pandang yang baik
Ø Relevansi antara topik/subyek dengan lokasi riset
Ø Kedekatan periset dengan topik/ subyek
Ø Kemungkinan proposal untuk dapat diproduksi dalam halrentang waktu dan anggaran
Ø Kualitas motivasi dan komitmen pelamar
PELATIHAN
Penerima beasiswa akan menjalani program pelatihan dokumenter dari pra-produksi sampai pasca-produksi selama beberapa di Jakarta. Pelatihan ini akan dipandu oleh In-Docs yang didukung oleh pembuat film dokumenter profesional. Saat pelatihan diadakan juga Development Lab yang akan membantu para peserta untuk merumuskan proposal hingga menjadi sebuah treatment yang siap diproduksi.
PRODUKSI
Setiap tim penerima beasiswa akan mendapat fasilitas sebagai berikut:
Ø Produser Eksekutif dari kalangan produser/sutradara film dokumenter profesional Indonesia;
Ø Penata kamera profesional yang membantu saat shooting;
Ø Peralatan shooting standar: kamera, lensa, tripod,
Ø wireless microphone, bahan baku;
Ø Editing room dan editor profesional;
Ø Dana produksi film dokumenter (besarnya disesuaikan dengan bujet yang diajukan setiap tim dan disetujui oleh Produser Eksekutif).
PENAYANGAN & PENGANUGERAHAN EAGLE AWARD
Kelima film dokumenter finalis akan diputar pertama kali oleh MetroTV. Film terbaik akan mendapatkan "Eagle Award" yang dipilih oleh kelompok juri independen (di luar timpenyelenggara).
Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi:
SusiawitaProject
Officer EADC 2006 - In-Docs
Tel: (021) 31925115
Hp: 0815-8730636
Kioen Moe
Project Officer EADC 2006 - Metro TV
Tel: (021) 583.00077 ext. 22015 Tel: (021)583.00077
Hp: 0818-993000
Sunday, May 07, 2006
SCREENING MEI
Rute Menantang Bahaya
dir. Duma Yanti Theresia & Ressy Dwiana
Inilah sebuah dokumenter yang tanpa direncakan menjadi dokumenter komedi satir melalui karakter komikal Pardamenta Ginting, sopir bus yang menjadi subjek film ini. Cerita berfokus pada jalur bus jurusan Medan - Kabanjahe melalui penuturan Pardamenta dan seorang kernet yang membantunya menyerupai laba-laba, bergelantungan menaik-turunkan barang meski bus tengah melaju kencang pada jalur yang berliku dan jurang menganga di pinggirnya.
Beauty is Pain
dir. Yuli Andari M & Anton Susilo

Fenomena pemakaian susuk untuk menarik perhatian lawan jenis ternyata masih diminati oleh banyak kalangan. Ternyata pemakainya tidak hanya perempuan saja, tetapi juga waria.
Venue : KINOKI
Jl. Tirtodipuran 2, Yogyakarta
+62 274 384927
kontak:
Elida +62 817 411 4573
SERAMBI di CANNES
SERAMBI produksi Christine Hakim Film bercerita tentang tiga warga Aceh pasca-tsunami. "Ini film yang sederhana. Tapi dengan kesederhanaan ini, kita bisa melihat kenyataan yang ada," kata Garin, mewakili sutradara lainnya.
Tanggal 16 Mei ini para sutradara dan produser akan bertolak ke Cannes untuk menghadiri festival tersebut.
Tim juri kali ini dikepalai oleh Wong Kar Wai, dengan anggota, diantaranya,Monica Bellucci, Helena Bonham Carter, Zhang Ziyi, Samuel L Jackson, Tim Roth, dan Elia Suleiman.
Saturday, May 06, 2006
screenDOCS! travelling
In-Docs I ( Aceh )
1.Sejarah Negeri Yang Karam
Ronny Chandra, Agus Salim- Indonesia- 2005- 18 min.
2. Ubat Ate Allah Allah
Alex Sihar- Indonesia- 2005- 15 min.
3. Atjeh Lon Sayang
Syaiful Halim- Indonesia- 2005- 25 min.
Total Duration : 58minutes
In-Docs II ( Irian )
4. Lukas’ Moment
Aryo Danusiri- Norway/Indonesia- 2005- 60 min.
5. Kitorang Pu Mama
Tonny Trimarsanto- Indonesia- 2005- 33 min.
Total Duration : 93minutes
In-Docs III ( Eagle Award )
6. Kami Anak Indonesia?
Shalahuddin Siregar- Indonesia- 2005- 20 min.
7. Joki Kecil
Yuli Andari M, Anton Susilo- Indonesia- 2005- 20 min.
8. Rute Menantang Bahaya
Ressi Dwiana, Duma Yanti- Indonesia- 2005- 18 min.
Total Duration : 58minutes
In-Docs IV ( Tiong Hoa )
9. Anak Naga Beranak Naga
Ariani Darmawan- Indonesia 2006- 60 min.
Total Duration : 60minutes
In-Docs V (Keraton)
10.Ksatria Kerajaan
Agus Darmawan, Fajar Nugroho- Indonesia- 2005- 20 min.
11. Pakubuwono 12 : Berjuang Untuk Sebuah Eksistensi
IGP Wiranegara- Indonesia- 2004- 45 min.
Total Duration :65minutes
Kota, tempat dan tanggal penyelenggaraan beserta Mitra Lokal:
Medan, 20-22 April 2006
Taman Budaya, Universitas Nomensen
Mitra Penyelenggara Lokal: Habitat Seni Lak-Lak
Padang, 25-27 April 2006
- Universitas Bung Hatta
- Universitas Andalas
- Universitas Negeri Padang
- IAIN Imam Bonjol
-Mitra Penyelenggara Lokal: Komunitas Seni Hitam Putih
Lampung, 5-7 Mei 2006
Taman BudayaMitra
Penyelenggara Lokal: Komunitas Layar
Bandung, 9-11 Mei 2006
Mitra Penyelenggara Lokal: Tobucil
Pesantren Daarut Tauhiid 12-13 Mei 2006
Mitra Penyelenggara Lokal: MQTV Bandung
Semarang, 16-18 Mei 2006
Universitas Diponegoro
Mitra Penyelenggara Lokal:Kronik Filmedia
Solo, 22-24 Mei 2006
Universitas Sebelas Maret Solo
Mitra Penyelenggara Lokal: Kine Klub FISIP UNS
Jogjakarta, 26-28 Mei 2006
Benteng Vredenburg
Mitra Penyelenggara Lokal: Love Reactor
Pesantren Al-Hikam,Malang 30-31 Mei 2006
Gedung Induk Al-Hikam
Mitra Penyelenggara Lokal: Al-Hikam Malang
Malang, 1-3 Juni 2006
Universitas Muhammadiyah Malang
Mitra Penyelenggara Lokal: Kine Klub
Universitas Muhammadiyah Malang
Jember, 5-7 Juni 2006
Universitas Negeri Jember
Mitra Penyelenggara Lokal: Rumah Film
Surabaya, 9-11 Juni 2006
Balai Pemuda
Mitra Penyelenggara Lokal: Festival Seni Surabaya
Makassar, 15-17 Juni 2006
Universitas Hassanudin
Mitra Penyelenggara Lokal:Free Hands Communication
Menado, 21-23 Juni 2006
Universitas Sam Ratulangi
Mitra Penyelenggara Lokal:Komunitas Sineas Wenang
Balikpapan , 30 Juni -2 Juli 2006
Kampus LP3i
Mitra Penyelenggara Lokal: Jendelas Production
Denpasar, 7-9 Juli 2006
Griya Musik Irama Indah
Mitra Penyelenggara Lokal: Minikino
Sunday, April 09, 2006
Kerjasama RumahKayu dan Kinoki
Selasa, 4 april 2006
Shape Of The moon
Leonard Retel Helmrich
Tiga generasi dalam sebuah keluarga nasrani yang hidup di tengah masyarakat Indonesia dengan mayoritas muslim terbesar di dunia. peraih Grand Prize di Sundance Film Festival 2005
Mother's Tears
Tonny Trimarsanto

dokumentasi bagaimana rezim soeharto sejak mencanangkan program Keluarga Berencana tahun 1970, melakukan pemaksaan dengan menggunakan kekuatan militer datang ke desa-desa di Nusa Tenggara Timur untuk mengikuti program itu demi target yang ingin dicapai. Tetapi program itu justru menyebabkan banyak ibu-ibu yang mengalami pendarahan bertahun-tahun dan bahkan menyebabkan kematian ibu dan bayi.
Rabu, 5 april 2006
Kula Ndika Sami
dna+
Bunga Dibakar
Institut Studi Arus Informasi
Dokumentasi tentang Munir, pejuang hak asasi manusia yang meninggal dunia di Belanda setelah turun dari pesawat Garuda oleh racun arsenik.
Kamis, 6 april 2006
Gerabah Plastik
Tonny Trimarsanto
Lagiyem, pembuat gerabah di Klaten yang harus beradaptasi dengan modernitas dalam menciptakan produknya. Peraih film dokumenter terbaik kategori profesional FFD 2003.
Dream Land
Tonny Trimarsanto
Dibuat selama sepuluh tahun tentang perjuangan masyarakat Toba Samosir menutup INDORAYON, perusahaan yang merusak lingkungan di sekitar danau Toba. Mengungkap pengakuan masyarakat yang pernah diintimidasi oleh perusahaan dengan menggunakan cara kekerasan. Peraih Excellen Award di Earth Visson, Jepang.
Joki Kecil
Yuli Andari & Anton Susilo
Pacuan kuda adalah sebuah tradisi yang sangat populer di Sumbawa. Tetapi tradisi iniharus dibayar mahal oleh para Joki Kecil, anak-anak penunggang kuda yang hidupnya sangat kontras dengan pemiliknya. Para Joki harus menunggang kuda liar tanpa pengamanan apapun, misalnya sepatu, sadel atau helm. Untuk pekerjaan itu, mereka dibayar murah. Film ini memenangkan Eagle Award, Documentary Competition 2005, penghargaan tertinggi untuk pembuat film dokumenter pemula.
Jum'at, 7 april 2006
13 September
Shalahuddin Siregar
Tori, gadis 14 tahun, pengungsi yang orang tuanya pro Integrasi mencari identitasnya dengan melakukan perjalanan dari sebuah panti yang menampungnya di Wonosari, Yogyakarta, ke rumah orang tuanya di kamp pengungsian Betun, NTT setelah berpisah selama empat tahun dengan orangtuanya dan membawa misi mengantarkan surat kepada orangtua teman-temannya di pengungsian.
Rock 'n Roll With Jakarta
Rahung 'coky' Nasution
Sabtu, 8 april 2006
Premiere
Anak Naga Beranak Naga
Kinereku Film
Sebuah dokumentasi tentang Gambang Kromong, yang sempat dipopulerkan oleh Lilis Suryani di tahun 60-an dan duet Benyamin S. - Ida Royani di tahun 70-an, adalah sebuah musik akulturatif berbagai etnis di Indonesia yang cikal bakalnya telah dirintis lebih dari dua abad lalu. Irama gambang kromong dengan tata laras Salendro Cina pertama kali diperkenalkan oleh orang-orang Tionghoa Peranakan sebelum akhirnya mengalami percampuran dengan budaya Jawa, Sunda, hingga Deli, membentuk sebuah musik harmonis yang kini menjadi salah satu ciri khas Betawi.
Minggu, 9 april 2006
Uro Raya di Jakarta
Daniel Rudy Hariyanto
Perempuan di Wilayah Konflik
Yayasan Jurnal Perempuan
Venue : Kinoki
Jl. Tirtodipuran No. 2
Yogyakarta
Jam Pemutaran : 19.00 WIB

















